SELAMAT DATANG DI
GPIB HOSEA
SURABAYA

"CARA TUHAN MEMULIHKAN"

EZRA 1 : 1 – 6

Tidak mudah memulihkan semangat orang yang dilanda keputusasaan. Dibutuhkan tenaga ekstra agar mereka mampu kembali bangkit untuk menatap masa depan.
 
Dalam perikop ini kita membaca tentang Tuhan membangkitkan kembali semangat bangsa pilihanNya dalam menyongsong masa depan. Setelah raja Koresh mengalahkan Babilon, maka Tuhan memakai dirinya untuk memulihkan masa depan umatNya.
 
Tuhan berkenan memakai siapapun menjadi alatNya. Tuhan memampukan pribadi tersebut untuk mensejahterakan umatNya. Hal ini tergambar jelas dalam ayat 4–6, dimana setiap pribadi umat Tuhan mendapat kesempatan untuk kembali ke negerinya dari tempat tawanan. Mereka juga didukung oleh orang–orang disekitarnya. Pemulihan tersebut bertujuan agar umat mampu melihat bahwa Tuhan tetap memperhatikan, memelihara dan memampukan mereka untuk membangun masa depan bersama.

Pembangunan kembali rumah Tuhan atas prakarsa Tuhan melalui raja Koresh merupakan momentum yang memperlihatkan bagaimana Tuhan membangkitkan semangat umatNya. Sebab bagi mereka, rumah merupakan tempat Tuhan bersemayam. Artinya Tuhan sebagai sumber kekuatan ada di tengah–tengah kehidupan mereka. Tuhan mau selalu ada bersama umatNya.

Banyak cara Tuhan hadirkan dalam kehidupan warga gereja untuk berperan di tengah–tengah kehidupan bangsa dan Negara yang sedang membangun masa depan yang lebih baik. Persoalannya apakah kita bisa menangkap momentum itu agar kita dapat berperan? Atau sebaliknya, setiap momentum itu dibiarkan berlalu begitu saja. Seharusnya kita bangga mempunyai Tuhan yang hidup, yang senantiasa menggerakkan dan memampukan kita untuk menata hidup ini sebagai pribadi, persekutuan dan bersama masyarakat dalam menyongsong masa depan. Karena itu pergunakanlah kekuatan Tuhan yang ada pada kita untuk menata masa depan, sehingga hidup kita menjadi berarti.

Write Comment (0 comments)
up
up